SURABAYA, KABARHIT.COM - Kebijakan subsidi pupuk di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami peningkatan signifikan. Total alokasi subsidi kini mencapai 2.041.271 ton. Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Mojokerto menilai capaian ini sebagai bukti komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam pernyataan, Ketua Tidar Mojokerto Defy Firman Al Hakim menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan tersebut. Menurutnya, bertambahnya kuota pupuk bersubsidi menunjukkan keberpihakan Presiden Prabowo kepada petani, terutama di daerah sentra pertanian seperti Jawa Timur.
“Kami sebagai kader muda Partai Gerindra sangat mengapresiasi langkah subsidi pupuk ini. Ini bukti nyata kebijakan Presiden Prabowo sangat pro rakyat, khususnya kalangan petani,” ujar Defy, Kamis (20/11/2025) malam.
Defy pun merinci total alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Jawa Timur tahun 2025. Dari total 2.041.271 ton, alokasi tersebut meliputi pupuk organik sebanyak 201.499 ton. Kemudian, NPK Phonska yang mengalami kenaikan 5.000 ton dari semula 825.278 ton menjadi 838.278 ton.
"Pupuk Urea juga tercatat naik signifikan sekitar 37.000 ton, dari 962.358 ton menjadi 999.358 ton. Selain itu terdapat alokasi NPK Kakao sebesar 818 ton dan pupuk ZA Petro sebanyak 9.334 ton," imbuhnya.
Ia pun berharap peningkatan ini dapat benar-benar dirasakan petani di lapangan, terutama dalam menghadapi musim tanam. "Semoga distribusinya lancar dan tepat sasaran, sehingga produktivitas pertanian Jatim ikut meningkat,” pungkasnya.
Editor : Ipl