SURABAYA, KABARHIT.COM- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang terjadi akibat gangguan operasional. Gangguan tersebut disebabkan oleh luapan air di KM 20+7/8 Jalur Hulu antara Stasiun Kalibodri dan Stasiun Kaliwungu.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api, khususnya yang menuju wilayah Daop 8 Surabaya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini. Luapan air di lokasi tersebut mengakibatkan keterlambatan kedatangan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya,” ujar Mahendro.
Hingga pukul 10.00 WIB, beberapa perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Surabaya Pasarturi dan Stasiun Malang antara lain:
KA Sembrani relasi Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi
KA Argo Bromo Anggrek relasi Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi
KA Gumarang relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiun Surabaya Pasarturi
KA Harina relasi Stasiun Bandung – Stasiun Surabaya Pasarturi
KA Argo Anjasmoro relasi Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi
KA Pandalungan relasi Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Jember
KA Majapahit relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiun Malang
KA Jayabaya relasi Stasiun Pasarsenen – Stasiun Malang
Sementara itu, untuk keberangkatan dari wilayah Daop 8 Surabaya, kereta api yang mengalami keterlambatan adalah:
KA Ambarawa Ekspress relasi Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Semarang Poncol
Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pelayanan kepada pelanggan, PT KAI telah memberikan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku. KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya melakukan penanganan dan pengaturan perjalanan agar operasional kembali normal.
PT KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk senantiasa memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama.
Editor : Deni