PLN Catat 3,3 Juta Pelanggan Baru 2025, Warga Jakarta Dapat Program Light Up The Dream

Petugas PLN Jakarta pasang meteran listrik baru untuk warga lewat program Light Up The Dream 2025
Petugas PLN Jakarta pasang meteran listrik baru untuk warga lewat program Light Up The Dream 2025

JAKARTA, KABARHIT.COM, 7 Juni 2026 - Listrik sekarang bukan cuma penerangan. Listrik jadi kunci ekonomi keluarga, pendidikan anak, dan usaha mikro. PT PLN Persero terus genjot perluasan akses listrik ke wilayah 3T. Hasilnya, 2025 PLN berhasil tambah 3,3 juta pelanggan baru.

Dengan tambahan itu, total pelanggan PLN nasional sekarang 96,2 juta. Kenaikannya datang dari sambungan reguler dan 3 program utama. Ada Program Listrik Desa Lisdes, Bantuan Pasang Baru Listrik BPBL dari Kementerian ESDM, dan Light Up The Dream LUTD dari donasi pegawai PLN.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo bilang ini berkat dukungan kuat Pemerintah lewat Kementerian ESDM. Programnya nyambung sama Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk bangun infrastruktur merata di semua wilayah.

"Dukungan Pemerintah jadi fondasi penting bagi PLN untuk jalankan mandat. Listrik bukan sekadar energi, tapi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Darmawan.

Dampak ke Jakarta dan Ekonomi

Tambahan 3,3 juta pelanggan juga dongkrak pendapatan PLN. Pendapatan dari sambungan pelanggan 2025 tembus Rp2,24 triliun. Naik 28,4 persen dibanding 2024.

Segmen rumah tangga jadi penyumbang terbesar. Jumlahnya naik 2,74 juta jadi 87,4 juta pelanggan. Yang menarik, segmen bisnis naik 8,8 persen jadi 5,6 juta pelanggan. Segmen industri naik 18,6 persen jadi 300 ribu pelanggan. Ini sinyal aktivitas ekonomi dan pabrik di Jakarta mulai bergerak.

"Peningkatan pelanggan jadi indikator ekonomi masyarakat dan dunia usaha tumbuh. Infrastruktur listrik sudah dipake semua lapisan masyarakat," jelas Darmawan.

PLN janji ke depan akan terus perkuat jaringan. Targetnya pasokan listrik makin andal. Tujuannya dukung pemerataan pembangunan dan ekonomi inklusif di Jakarta dan seluruh Indonesia.

Editor : Deni