SURABAYA, KABARHIT.COM — Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Sukadar, menegaskan pentingnya menjaga dan membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika bangsa saat ini. Penegasan tersebut disampaikannya dalam momen peringatan wafatnya Sang Proklamator RI, Ir. Soekarno, pada 21 Juni, yang juga dikenal sebagai Bulan Bung Karno.
“Pancasila adalah simbol dan roh bangsa ini. Sebagai kader PDI Perjuangan, ideologi Bung Karno sudah menjadi nafas dalam setiap gerak langkah kami. Gotong royong, keberagaman, dan semangat kebangsaan semua berpijak dari nilai-nilai Pancasila,” kata Sukadar, Rabu (25/6).
Baca juga: Budi Leksono Optimis Program 'Pesona Buaya' Bakal Dongkrak Sektor Ekonomi di Surabaya
Ia menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol, melainkan fondasi utama seluruh sistem hukum dan kehidupan bernegara. “Segala sumber hukum di Republik ini bersumber dari Pancasila. Jadi kalau ditanya apakah masih relevan? Sangat relevan. Sampai kapan pun Pancasila tidak akan pernah padam,” ujarnya tegas.
Menurutnya, warisan ajaran Bung Karno tidak cukup hanya dikenang, melainkan harus dijalankan dalam praktik nyata, baik oleh eksekutif, legislatif, maupun masyarakat luas.
“Kami ingin mewarisi api perjuangan Bung Karno, bukan sekadar abunya. Nilai-nilai Pancasila harus menyatu dalam setiap tindakan kita, bukan hanya dalam retorika,” tambahnya.
Baca juga: DPRD Surabaya Apresiasi Pameran Foto dan Lomba Video Sejarah Gelaran Jurnalis Dewan
Sukadar juga mengajak generasi muda untuk aktif membumikan Pancasila. Ia berharap para kader muda benar-benar memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembumian Pancasila artinya menjadikan nilai-nilainya hidup, tidak hanya diucapkan tetapi juga dilakukan,” jelasnya.
Baca juga: Siti Mariyam: Pramuka Bukan Sekadar Ekstrakurikuler, Tapi Benteng Moral Anak Bangsa
Di akhir pernyataannya, Sukadar berpesan agar seluruh elemen bangsa terus menghidupi semangat kerakyatan yang menjadi inti ajaran Bung Karno.
“Segala sesuatu harus kembali ke rakyat. Bung Karno selalu mengingatkan, kekuatan sejati bangsa ini bersumber dari rakyat. Itulah nilai yang harus terus kita tanamkan,” pungkasnya.
Editor : Deni