Gandeng FORDIVA, Polda Jatim Wujudkan Layanan Ramah Korban dan Disabilitas di RS Bhayangkara

Reporter : Ipl

SURABAYA, KABARHIT.COM - FORDIVA melakukan bekerjasama sekaligus penandatanganan MoU dengan Rumah Sakit Bhayangkara Biddokes Polda tentang transformasi layanan inklusif di ruang Biddokes Polda Jatim, Senin (22/7/2025) kemarin.

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Fordiva Megawati, S.Psi dengan Kabiddokes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki, M.M, dengan nomer : MOU /99/HUK.8.1.1/2025.

Baca juga: Gelar Job Fair Inklusif 2025, Bukti Kesetaraan dan Kesempatan Kerja Bagi Disabilitas Sidoarjo

"Program layanan transformasi ini bisa menjadi model percontohan yang dapat diaplikasikan rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur," tutur Kabiddokes Polda Jawa Timur Kombes Pol. Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki, M.M 

Sementara, Ketua Fordiva Hj. Megawati mengatakan bahwa sebagai bagian proyek perubahan, Rumah Sakit Bhayangkara dibawah naungan Biddokes Polda Jatim kini bertranformasi menjadi pusat layanan terpadu bagi inklusif. 

Baca juga: Wujudkan Ramah Disabilitas, LDC Sidoarjo Minta Pemerintah Libatkan Semua Pihak dalam Revitalisasi Alun-alun

"Hari ini, kami melakukan penandatanganan MoU antara Biddokes Polda Jatim bersama Fordiva terkait pendampingan korban kekerasan, terutama kelompok rentan," ujarnya, melalui keterangan tertulis terima redaksi, Selasa (22/7/2025). 

Hj. Megawati menuturkan bahwa pusat pelayanan terpadu RS. Bhayangkara Surabaya ini tidak hanya melayani korban kekerasan perempuan dan anak, tetapi juga untuk penyandang disabilitas. 

Baca juga: Lewat Police Art Festival, Polri Ingin Wujudkan Lingkungan Ramah Disabilitas dan Buka Ruang Kritik

"Semoga kolaborasi ini memperkuat komitmen institusi dalam menghadirkan layanan yang responsif, ramah, kelompok rentan, dan terintegrasi secara sistemik," tutur dia.

"Transformasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung Polri yang presisi dan humanis. Serta, memperkuat peran layanan kesehatan sebagai garda depan perlindungan korban," pungkasnya. 

Editor : Ipl

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru