SURABAYA, KABARHIT.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perempuan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) bersama LIRA Disability Care (LDC) Provinsi Jawa Timur menggelar seruan aksi damai di Taman Bungkul, Surabaya, Minggu (7/9/2025) pagi.
Aksi ini bertujuan mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan menyebarkan pesan bahwa kerusuhan bukanlah solusi.
Dalam aksi ini, para aktivis perempuan dan disabilitas membagikan bunga dan cokelat kepada warga yang melintas sebagai simbol perdamaian dan menjaga kondusivitas kota Surabaya.
Ketua DPW Perempuan LIRA Jawa Timur Juli Nurani mengatakan bahwa kekecewaan melihat aksi demonstrasi anarkis yang berbujung pada vandalisme terhadap peninggalan bersejarah. Menurutnya, demonstrasi seharusnya bisa dilakukan dengan cara lebih humanis dan santun.
"Sehingga, aspirasi tersampaikan tanpa harus merusak kedamaian dan keindahan kota. Aksi ini menjadi seruan bagi masyarakat untuk bersama - sama menjaga Surabaya, merawatnya dengan kasih sayang, bukan dengan kebencian," ujarnya, usai kegiatan ditemui wartawan kabarhit.
Perempuan akrab dipanggil Juli menjelaskan bahwa Taman Bungkul dipilih karena menjadi titik pertemuan berbagai lapisan masyarakat baik dari Surabaya maupun luar Surabaya.
"Dengan berkumpulnya banyak orang, saya mengajak pentingnya menjaga perdamaian dan cagar budaya dapat tersampaikan secara luas dan efektif," jelas Ketua DPW Perempuan LIRA Jawa Timur.
"Aksi ini tidak hanya mengandalkan orasi, tetapi juga membagikan bunga, air mineral, dan cokelat," tambahnya.
Ketua DPW Perempuan LIRA Jawa Timur mengungkapkan, cara ini dipilih untuk menarik perhatian dan menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan serta disukai oleh semua kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa.
"Aksi ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang efektif, menumbuhkan kesadaran bahwa damai itu indah. Dan, peninggalan budaya adalah hasil jerih payah para pendahulu yang harus dilestarikan oleh generasi saat ini," ungkap Juli.
Ia pun menjelaskan, pendekatan yang ramah ini menunjukkan bahwa perdamaian bisa diajarkan melalui hal-hal yang sederhana namun penuh makna.
"Saya berharap langkah aksi damai ini bisa membawa dampak positif yang besar. Saya ingin masyarakat melihat bahwa ada cara lain untuk menyuarakan pendapat tanpa kekerasan," harapnya.
Juli menuturkan bahwa aksi ini menjadi bentuk edukasi langsung kepada berbagai karakter masyarakat yang hadir di Taman Bungkul, menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kota Surabaya.
"Saya mengajak masyarakat tetap semangat jogo Surabaya tidak berhenti disini, melainkan terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak orang untuk menjaga dan merata kota tercinta dengan damai," tuturnya.
Sementara, Direktur LBH LIRA Jawa Timur Alexandria Kurniadi menyampaikan bahwa aksi penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan dengan santun dan damai, jauh dari tindakan anarkis atau melawan aturan hukum.
"Insyallah, aksi itu sampaikan dengan cara - cara yang sopan akan lebih efektif dalam mendapatkan tanggapan yang positif dan memadai dari pemerintah," tukas Alexandria.
Alexandria berharap dapat menjadi mitra bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi - aspirasi mereka yang dituju.
"Kami pun siap membantu masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi - aspirasi kepada pihak-pihak yang berwenang dan memastikan bahwa pesan-pesan tersebut tersampaikan dengan baik dan mendapatkan respon yang diharapka," pungkasnya.
Editor : Ipul