KAI Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan yang Terdampak Gangguan Perjalanan

Reporter : Deni

SURABAYA, KABARHIT.COM Imbas adanya gangguan operasional perjalanan KA di wilayah Daop 6 Yogyakarta, KAI memberikan kompensasi kepada pelanggan yang mengalami keterlambatan KA.

Kompensasi bagi pelanggan yang perjalanannya terdampak berupa pengembalian bea 100% atau pengalihan perjalanan dengan KA lain.

Baca juga: Kolaborasi PTPN Jatim bersama KAI lakukan Konservasi di Area Kebun Jatirono - Banyuwangi

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan pengembalian bea tiket _(refund)_ dapat dilakukan di seluruh stasiun keberangkatan KA jarak jauh hingga H+7 dari tanggal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Pelanggan dapat melakukan pengembalian tiket (refund) 100% apabila terjadi keterlambatan keberangkatan KA di stasiun keberangkatan pelanggan yang diperkirakan berlangsung 1 (satu) jam atau lebih, ataupun pelanggan yang membatalkan perjalanannya di stasiun keberangkatan atau di tengah perjalanan karena menolak menggunakan sarana kereta atau moda transportasi pengganti.

Baca juga: Tambah 6 Perjalanan KA Lokal di Wilayah Surabaya, KAI Commuter Imbau Rencanakan perjalanan dan Gunakan KAI Access

Sementara itu, di Daop 8 Surabaya pada pagi ini terdapat 2 KA jarak jauh yang mengalami keterlambatan keberangkatan KA dari Stasiun Surabaya Gubeng, yakni :

1. KA Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng - Bandung,
2. KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng - Gambir.

Baca juga: Selama Angkutan Nataru 2021-2022 Pelayanan KAI Daop 8 Berjalan Aman dan Lancar

"Keterlambatan dikarenakan menunggu masuknya rangkaian KA tersebut, yang kemudian dilakukan pengecekan oleh teknisi kereta api dan pembersihan kereta," jelasnya.

Dikatakannya, sejak kemarin sore hingga saat ini petugas di Daop 6 Yogyakarta tengah fokus untuk melakukan evakuasi maupun normalisasi jalur KA. KAI terus mengerahkan segala upaya bantuan dari wilayah kerjanya maupun berkordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait agar perjalanan KA kembali normal. "Kami memohon maaf atas gangguan operasional perjalanan KA yang terjadi," pungkasnya.

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru