Portground Vol.1 Pelindo TPK: 555 Anak Jatim Belajar Pelabuhan, Narkotika dan Bencana

Petugas Pelindo TPK jelaskan rantai distribusi barang ke 555 anak peserta Portground Vol.1 di TPS Surabaya
Petugas Pelindo TPK jelaskan rantai distribusi barang ke 555 anak peserta Portground Vol.1 di TPS Surabaya

SURABAYA, KABARHIT.COM (06/07) - Program edukasi pelabuhan anak `Portground Vol.1 Pelindo TPK` menghadirkan ruang belajar menyenangkan bagi 555 anak Jawa Timur.

Kegiatan ini mengenalkan peran penting pelabuhan, bahaya narkotika, dan kesiapsiagaan bencana sejak dini. Bukan cara kaku, tapi langsung lihat aktivitas di lapangan.

Portground Vol.1 digelar PT Pelindo Terminal Petikemas di PT Terminal Petikemas Surabaya, Senin (6/7).

Target awal hanya  50 peserta. Tapi antusiasme tinggi. Tercatat 555 anak SD kelas 5-6 dan SMP kelas 7-8 dari berbagai kota di Jatim mendaftar.

Pelindo TPK berkolaborasi dengan BNN Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya. Tujuannya biar edukasi lebih lengkap dan nyambung sama kebutuhan anak.

Anak-anak diajak lihat langsung arus barang, peti kemas, dan cara pelabuhan dukung distribusi kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan, ini investasi jangka panjang.

“Lewat Portground, kami ajak anak-anak lihat langsung aktivitas pelabuhan. Biar paham barang yang mereka pakai sehari-hari bisa sampai ke daerah. Semoga jadi pengalaman berkesan,” ujar Widyaswendra.

Tingginya pendaftar bukti edukasi kepelabuhanan menarik bagi anak dan orang tua. Pelabuhan penting untuk konektivitas dan ekonomi nasional.

Peserta juga dapat materi bahaya narkotika dari BNN Kota Surabaya. Kepala BNN Kota Surabaya Heru Prasetyo mengatakan bahwa edukasi narkotika harus dimulai dari anak.

Ini sejalan dengan program Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba `ANANDA BERSINAR`.

“Anak adalah generasi penerus. Harus dibekali pemahaman jaga kesehatan, pilih lingkungan baik, dan berani tolak hal negatif,” kata Heru.

BPBD Kota Surabaya juga memberikan materi keselamatan bencana. Tim Pencegahan BPBD Nadya Sukma Batubara ajarkan langkah sederhana saat darurat.

“Keselamatan pengetahuan dasar tiap anak. Penting biar tidak panik dan ikut arahan petugas,” ujar Nadya.

Raff Yehezkiel Hutapea, SD Bunga Bangsa Surabaya senang ikut Portground.

“Saya senang bisa lihat pelabuhan dari dekat. Ternyata terminal peti kemas besar sekali dan banyak barang dikirim lewat kapal,” kata Raff.

Orang tua peserta Lysa Octaviani bilang kegiatan ini pilihan liburan produktif. Anak belajar pelabuhan, narkotika, dan keselamatan.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada. Biar anak makin luas kenal dunia pelabuhan,” ujar Lysa.

Portground Vol.1 diharapkan jadi langkah awal program edukasi pelabuhan yang lebih dekat ke masyarakat. Kolaborasi Pelindo TPK, BNN, dan BPBD bikin ruang belajar informatif dan membekas.

Editor : Deni Noel