733 Tahun Surabaya, Bukti Kota Ini Tak Pernah Berhenti Maju

Reporter : Deni
Prosesi pemotongan tumpeng pada Upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Balai Kota, simbol kebersamaan, budaya, dan capaian pembangunan Kota Surabaya

SURABAYA, KABARHIT.COM - Pemerintah Kota Surabaya menggelar peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 secara khidmat di Taman Surya, Balai Kota, Minggu (31/5/2026). Upacara dipimpin Wakil Wali Kota Armuji yang bertindak sebagai Pelaksana Harian Wali Kota, menggantikan Eri Cahyadi yang tengah menunaikan ibadah haji.

Mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat”, peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi atas capaian pembangunan kota di berbagai sektor. Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan Armuji, disampaikan bahwa kemajuan Surabaya merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

Baca juga: Syaifuddin Zuhri Dorong Pembinaan Atlet Usia Dini Lewat Kejuaraan Atletik Surabaya

Dalam sambutannya Wakil Walikota Armuji, Selaku Plh Walikota Surabaya menyampaikan bahwa sektor kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya mencapai 85,60 persen, tertinggi di Jawa Timur. Hal ini didukung oleh keberadaan tiga RSUD, program satu RW satu tenaga kesehatan, serta keberhasilan menekan angka stunting hingga 0,59 persen pada 2025.

" Pada bidang pendidikan, Pemkot Surabaya mengalokasikan lebih dari 20 persen anggaran untuk menjamin akses pendidikan hingga 13 tahun. Program unggulan seperti Beasiswa Pemuda Tangguh telah menjangkau puluhan ribu pelajar dan mahasiswa, termasuk penguatan pendidikan inklusif melalui Rumah Anak Prestasi," ungkapnya

Baca juga: Idul Adha, PDI Perjuangan Surabaya Teguhkan Komitmen Berbagi dengan Warga

Sementara itu, ekonomi Surabaya tetap tumbuh kuat di tengah ketidakpastian global. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,87 persen dengan nilai PDRB sebesar Rp830,54 triliun. Inflasi terkendali di angka 2,96 persen, serta angka kemiskinan turun menjadi 3,56 persen.

"Di sektor lingkungan dan infrastruktur, Surabaya berhasil mengelola 168,62 ton sampah per hari berbasis komunitas, serta mengolah hingga 1.600 ton sampah melalui PLTSa. Upaya penanganan banjir juga menunjukkan hasil signifikan dengan pengurangan ratusan titik genangan," terangnya

Baca juga: Ada Apa di Surabaya? DPRD dan Polisi Kompak Bahas Ancaman Anak hingga Jukir Liar

Ia menegaskan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat ekonomi kerakyatan, membuka lapangan kerja, dan memastikan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan.

" Targetnya, Surabaya terus berkembang sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkeadilan," tegasnya

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru