Pelindo Tanjung Wangi Siapkan Buffer Area Tampung 408 Truk

Reporter : Deni Noel
Pelindo Tanjung Wangi membuka kantong parkir dan buffer area untuk menampung sementara ratusan truk guna mengurai kepadatan menuju kawasan pelabuhan.

BANYUWANGI, KABARHIT.COM – Arus kendaraan menuju kawasan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk kembali mengalami kepadatan. Kondisi ini turut berimbas pada kelancaran kendaraan logistik dan truk berukuran besar yang bergerak menuju sejumlah pelabuhan di Banyuwangi, termasuk Pelabuhan Tanjung Wangi.

Mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi meluas ke ruas jalan utama, Pelindo Tanjung Wangi mengambil langkah cepat dengan mengaktifkan kembali sejumlah area penyangga dan kantong parkir. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai lokasi tunggu sementara bagi truk sebelum melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan.

Baca juga: Pelabuhan Gresik Makin Dipercaya, Volume Bongkar Muat Naik 18,7 Persen

Kendaraan yang hendak menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, baik yang sudah mengantongi tiket maupun belum, dapat diarahkan untuk menunggu di area yang telah disediakan. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah penumpukan kendaraan di badan jalan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan.

General Manager Pelindo Tanjung Wangi, Eko Budyasmoro, mengatakan pembukaan buffer area merupakan langkah insidentil yang dilakukan Pelindo sebagai bagian dari upaya bersama menangani kepadatan lalu lintas.

Menurut Eko, langkah tersebut juga dilakukan menindaklanjuti arahan Kementerian Perhubungan untuk membantu pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mengatasi persoalan kepadatan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

“Kami membuka kembali kantong parkir dan buffer area yang kami miliki sebagai bagian dari upaya bersama untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan di akses menuju pelabuhan. Kendaraan yang akan menuju pelabuhan dapat diarahkan untuk menunggu sementara di area yang telah disiapkan sehingga tidak seluruhnya menumpuk di badan jalan,” ujar Eko.

Pelindo Tanjung Wangi saat ini memiliki dua fasilitas yang dapat difungsikan sebagai kantong parkir dan buffer area. Salah satunya adalah RTK dengan luas sekitar 7.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 95 unit truk golongan V.

Baca juga: BI, Pemprov Jatim, OJK Sinergi Perkuat Investasi Berkualitas di HLM Grahadi

Selain itu, tersedia buffer area seluas 24.898 meter persegi dengan kapasitas mencapai 313 unit truk golongan V hingga VII.

Eko menegaskan, penggunaan fasilitas tersebut bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

“Pemanfaatan area ini sifatnya insidentil dan akan kami sesuaikan dengan kondisi kepadatan di lapangan. Harapannya, keberadaan buffer area ini dapat memberikan ruang bagi kendaraan untuk menunggu sehingga kepadatan di ruas jalan utama dapat diminimalkan,” katanya.

Baca juga: Pelindo Tanjung Wangi Klarifikasi, Macet Ketapang Bukan Disebabkan Aktivitas Pelabuhan

Di sisi lain, Pelindo Tanjung Wangi juga melakukan koordinasi dengan perusahaan pelayaran untuk mendorong percepatan waktu operasional kapal selama berada di kawasan pelabuhan.

Pelindo turut meminta agen pelayaran melakukan evaluasi terhadap sistem penjualan dan pendistribusian tiket kapal. Evaluasi tersebut mencakup ketepatan jadwal keberangkatan hingga kesiapan armada dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran arus kendaraan sekaligus mengurangi potensi penumpukan di akses menuju kawasan pelabuhan.

Editor : Tri Karyono

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru