Sinergi Babinsa dan Petani di Sangkapura Menjaga Pangan dari Sawah

Gresik – Ketahanan pangan bukan hanya sekadar program pemerintah, melainkan kebutuhan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Menyadari pentingnya hal tersebut, Babinsa Koramil 0817/17 Sangkapura, Sertu Heru, bersama petani Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, bahu membahu menjaga lahan pertanian tetap produktif. Selasa (2/9/2025).

Dalam pelaksanaan, Sertu Heru tampak menyusuri pematang sawah dengan membawa alat semprot hama. Ia tidak segan turun ke lumpur, membantu petani dalam merawat tanaman padi yang baru berusia beberapa minggu. Kehadiran Babinsa di lahan persawahan itu menjadi pemandangan yang membangkitkan semangat petani setempat.

Bagi Sertu Heru, pendampingan yang dilakukan bukan sekadar tugas formal, tetapi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Kami hadir agar mereka tidak merasa sendiri. Dengan pendampingan ini, diharapkan hasil panen dapat lebih baik, sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Solikin salah satu petani di Desa Lebak menyampaikan bahwa mereka sering menghadapi kendala, mulai dari serangan hama, cuaca yang tidak menentu, hingga keterbatasan pengetahuan tentang perawatan tanaman. Kehadiran Babinsa memberi mereka motivasi sekaligus solusi praktis untuk menghadapi persoalan tersebut. “Kami merasa diperhatikan. Babinsa tidak hanya memberi arahan, tapi juga terjun langsung bersama kami. Itu membuat kami semakin percaya diri mengolah sawah,”tuturnya.

Program Serapan Gabah (Sergab) yang digalakkan pemerintah juga menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Dengan meningkatnya produktivitas, gabah hasil panen diharapkan dapat diserap secara maksimal untuk mendukung cadangan pangan nasional.

Kebersamaan antara Babinsa dan petani Desa Lebak menggambarkan sinergi yang harmonis. Tidak hanya menjaga pertanian tetap berjalan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan gotong royong di masyarakat.(Pen0817).

Editor : Deni