Wagub Emil Tekankan Komunikasi Satu Pintu dalam Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat ditemui awak media usai sidang paripurna di DPRD Jawa Timur, Surabaya. (Foto: Humas Pemprov)
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat ditemui awak media usai sidang paripurna di DPRD Jawa Timur, Surabaya. (Foto: Humas Pemprov)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan, komitmen kuat pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mendukung penuh program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo. 

"Pemprov Jatim terus menjalin sinergi erat dengan BGN untuk memastikan program ini dianggap sangat strategis dan berskala besar ini dapat berjalan dengan optimal di lapangan," ujar Emil saat ditemui awak media usai sidang paripurna di DPRD Jawa Timur, Surabaya, Senin (29/9/2025) siang. 

Wagub Emil juga mengatakan bahwa kami sudah berkunjung dan bertemu dengan Kepala BGN dengan memaparkan data terkini terkait progres program MBG di Jawa Timur. 

"Total saat ini ada 920 dapur yang sudah beroperasi. Namun, ada 2.100 dapur lain yang sedang dalam pantauan ketat," kata Emil. 

Emil pun menjelaskan bahwa semua pihak bekerja dan saling bersinergi satu sama lain, untuk melihat progres dan posisi pemerintah daerah agar program MBG di Jawa Timur berjalan dengan baik. 

"Hari ini, kepala dinas kesehatan Jawa Timur sedang mengikuti rapat virtual bersama kementerian dalam negeri untuk membahas positioning daerah," jelasnya. 

Lebih lanjut, Wagub Emil menekankan bahwa pentingnya satu pintu komunikasi terkait program ini untuk menghindari informasi yang simpang siur. 

"Mohon dimaklumi, kami bersama Bu Gubernur Khofifah bekerja dengan BGN. Bahkan, korwil BGN disini ada Pak Mahda dan Pak Teguh yang sudah rutin berkomunikasi via WhatsApp dengan kami," ungkap Wagub Emil. 

Emil pun menegaskan bahwa koordinasi ini dilakukan secara satu pintu, bukan berarti hanya satu pihak yang bekerja. 

"Ini adalah program sangat strategis dan berskala besar, sehingga kami semua bekerja sama dan berkoordinasi," tukas Emil.

Emil menuturkan bahwa Pemprov Jatim secara rutin menerima laporan dari BGN terkait dapur yang sudah beroperasi, sedang review, hingga langkah tegas yang diambil BGN terhadap permasalahan di lapangan. 

"BGN juga yang akan mengumumkan secara resmi terkait hal-hal tersebut," pungkasnya.

Editor : Ipl