SIDOARJO, KABARHIT.COM - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kembali meninjau langsung proses evakuasi korban reruntuhan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo.
Peninjauan yang dilakukan pada hari keempat evakuasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat. Diantaranya adalah Wakil Ketua Sri Wahyuni, Ketua Komisi E Sri Untari, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dr. Benjamin Kristianto dan Wakil Bupati yang juga menjabat Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Mimik Idayana.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyakini para orang tua korban yang masih cemas karena anaknya belum ditemukan. Menurutnya, tim evakuasi masih berupaya mencari korban selamat masih ada tanda-tanda kehidupan.
"Kami tidak akan menggunakan alat berat selama masih ada tanda-tanda kehidupan di reruntuhan bangunan," ujar Emil kepada awak media di Posko Darurat Sidoarjo, Kamis (2/10/2025) sore.
Namun, Wagub Emil juga mengungkapkan bahwa proses evakuasi manual sudah mendekati batas akhir. Mengingat waktu dan situasi, tim harus mengambil keputusan untuk melanjutkan dengan alat berat.
"Dengan permohonan maaf dan kesedihan mendalam, pencarian manual harus kami hentikan dan alat berat akan digunakan. Ini bukan hal mudah, kami selalu berusaha menjawab keresahan orang tua, termasuk soal kondisi jasad yang mungkin terdampak," terang Emil.
Emil pun menekankan bahwa tim Basarnas dan relawan telah bekerja keras, bahkan mempertaruhkan nyawa, untuk menyelamatkan korban secara maksimal.
"Kami mendoakan para keluarga korban agar diberikan kekuatan dan ketabahan," tambahnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini.
"Kami pun berharap anak-anak pondok yang masih belum ditemukan segera bisa dievakuasi," ucap Sri Wahyuni.
Sri Wahyuni juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim Basarnas, BPBD, dan relawan yang telah bekerja sangat luar biasa. Ia berharap, jika ditemukan, jasad korban tetap dalam kondisi utuh.
"Untuk para orang tua, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan. Ini musibah, kita sebagai manusia tinggal menjalani saja. Semoga mereka diberikan keikhlasan untuk bisa menghadapi cobaan ini," pungkasnya.
Editor : Ipl