Unesa Ciptakan Peluang Usaha Batik Ecoprint bagi Ibu-ibu PKK Magetan

SURABAYA, KABARHIT.COM – Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Prof. Dr. Susanti, mengatakan pelatihan batik ecoprint tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan desa melalui pengembangan produk kreatif berbasis lingkungan.

“Batik ecoprint ini menjadi pilihan karena ramah lingkungan. Tidak menggunakan bahan kimia berbahaya, dan bahan bakunya mudah ditemukan di sekitar rumah. Kami ingin ibu-ibu di Magetan bisa berdaya secara ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam,” ujar Susanti dalam pelatihan pembuatan batik ecoprint bagi rumah tangga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu, (19/7/2025) lalu.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Juli 2025, diikuti oleh 20 ibu rumah tangga anggota PKK setempat. Kegiatan ini melibatkan empat dosen dari Unesa, yakni Prof. Dr. Susanti dari Pendidikan Akuntansi sebagai ketua tim, serta Dr. Heny Subandiyah dari Bahasa dan Sastra Indonesia, Han Tantri Hardini dari Pendidikan Akuntansi, dan Renny Dwi Jayanti dari Pendidikan Bisnis sebagai anggota.

“Selama pelatihan, peserta mendapat materi tentang proses pembuatan ecoprint, mulai dari pemilihan daun, perendaman kain dengan pewarna alami, hingga teknik pengukusan untuk menampilkan motif daun di permukaan kain. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali pengetahuan tentang pengemasan produk dan pemasaran digital,” jelasnya melalui keterangan tertulis terima redaksi di Surabaya, Sabtu (8/11/2025).

Salah satu peserta, Aisyah, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Saya baru tahu kalau daun jati, jarak, dan kenanga bisa digunakan untuk membuat batik yang cantik. Hasilnya unik dan alami. Semoga nanti bisa dijual secara online,” tukasnya sambil menunjukkan hasil karyanya.

Editor : Ipl