926 Petugas Parkir Surabaya Go Digital, QRIS Tembus Perak & Stasiun Kota

Jumlah petugas parkir digital Surabaya tembus 926 orang. Layanan QRIS kini sampai Perak Timur, Perak Barat, Stasiun Kota, dan Tambak Bening. Cek detail.
Jumlah petugas parkir digital Surabaya tembus 926 orang. Layanan QRIS kini sampai Perak Timur, Perak Barat, Stasiun Kota, dan Tambak Bening. Cek detail.

SURABAYA,KABARHIT.COM  – Pemerintah Kota Surabaya terus ngebut transformasi parkir digital. Jumlah petugas parkir non tunai kini tembus 926 orang. Layanan QRIS juga merambah ke 4 ruas jalan baru, termasuk kawasan Perak dan Stasiun Kota.

Data terbaru Dishub Surabaya per 8 Juni 2026 mencatat kenaikan signifikan. Dari 819 petugas sebelumnya, kini bertambah jadi 926 petugas parkir digital. Kenaikan 107 petugas ini jadi bukti komitmen Pemkot bikin parkir lebih modern dan transparan.

Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, bilang digitalisasi parkir ini langkah strategis. Tujuannya ningkatin kualitas pelayanan sekaligus tata kelola parkir di Kota Pahlawan.

"Sistem pembayaran non tunai kasih kemudahan buat masyarakat transaksi. Sekaligus bantu pemerintah bikin pengelolaan parkir lebih tertib dan terukur," kata Trio, Selasa 9/6/2026.

Biar warga nggak ketipu jukir liar, Dishub pasang foto juru parkir resmi di setiap rambu parkir digital TJU. Foto ID petugas dipoto langsung di lapangan, lalu ditempel di rambu kawasan parkir.

Tim Dishub disebar ke Surabaya Timur, Utara, Pusat, Selatan, dan Barat buat percepat program ini.

"Dengan foto ini, warga bisa langsung cek petugas resmi. Ini bentuk keterbukaan layanan buat naikin kepercayaan publik ke parkir digital," jelas Trio.

Selain nambah petugas, cakupan layanan juga meluas. Kalau sebelumnya ada di Bratang, Ngagel, Nginden, Rungkut, Darmo, kini tambah 4 titik baru: Jalan Stasiun Kota, Perak Timur, Perak Barat, dan Tambak Bening.

Keempat lokasi ini dipilih karena trafiknya tinggi. Warga yang parkir di sana sekarang bisa bayar pakai QRIS, uang elektronik, atau voucher resmi.

Trio minta warga selalu minta bukti pembayaran setiap parkir. Itu tanda transaksi sah dan masuk sistem.

"Kami dorong petugas aktif edukasi warga soal pembayaran digital. Makin sering non tunai, makin cepat adaptasinya," pungkasnya.

Editor : Deni