JOMBANG, KABARHIT.COM - Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Jawa Timur menyiapkan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bolavoli Indoor U-19 Antarklub 2026. Turnamen yang berlangsung pada 22–29 Oktober 2026 tersebut akan dipusatkan di GOR Merdeka, Kabupaten Jombang.
Kejurprov ini tidak hanya menjadi wadah bagi klub-klub muda untuk menguji kemampuan, tetapi juga menjadi jalur seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bolavoli Indoor U-19 Antarklub 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Gresik.
Bidang Pertandingan Pengprov PBVSI Jawa Timur, Sunyarno, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya mematangkan persiapan tim Jawa Timur sebelum berlaga di tingkat nasional.
Menurut dia, persaingan antarklub diharapkan mampu menghasilkan tim terbaik yang siap membawa nama Jawa Timur pada ajang Kejurnas.
Kesempatan tampil di tingkat nasional menjadi salah satu target utama para peserta. Berdasarkan ketentuan penyelenggara, dua tim teratas dari masing-masing kategori, yakni putra dan putri, akan mendapatkan tiket untuk mewakili Jawa Timur pada Kejurnas Bolavoli U-19 2026.
Peserta Kejurprov berasal dari klub-klub yang terdaftar di Pengurus Kota (Pengkot) maupun Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI. Klub yang berpartisipasi juga harus memperoleh rekomendasi dari kepengurusan daerah masing-masing.
Pada prinsipnya, setiap kabupaten dan kota mengirimkan satu tim putra serta satu tim putri. Tim tersebut merupakan klub yang berhasil menjadi juara dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) atau Kejuaraan Kota (Kejurkot) antarklub.
Khusus Kabupaten Jombang sebagai tuan rumah, PBVSI setempat memperoleh alokasi lebih besar, yakni dua tim putra dan dua tim putri.
Penyelenggara juga memberikan kesempatan kepada sejumlah klub pilihan untuk langsung mengikuti Kejurprov tanpa harus melewati babak kualifikasi di tingkat kabupaten atau kota.
Dari kategori putra, klub yang memperoleh hak tersebut adalah Samator Surabaya, Indomaret Sidoarjo, dan KWK Ponorogo. Sementara pada kategori putri, terdapat Bank Jatim dan Petrokimia Pupuk Indonesia.
Keikutsertaan klub-klub tersebut tidak mengurangi jatah peserta yang dimiliki masing-masing kabupaten dan kota.
Pengprov PBVSI Jawa Timur turut meminta seluruh Pengkot dan Pengkab mengirimkan wakilnya. Langkah ini dimaksudkan untuk memperluas partisipasi daerah sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan atlet bolavoli usia muda.
Selain memperebutkan tempat di Kejurnas, para peserta juga akan bersaing untuk meraih gelar juara dan penghargaan yang disediakan panitia.
Tim peringkat pertama hingga keempat pada kategori putra maupun putri akan menerima piala dan piagam penghargaan. Panitia juga menyiapkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi setiap tim.
Berikut rincian uang pembinaan yang disediakan:
Juara I: Rp7,5 juta
Juara II: Rp5 juta
Juara III: Rp3,5 juta
Juara IV: Rp2 juta
Penghargaan juga diberikan kepada pemain yang dinilai tampil paling menonjol. Gelar pemain terbaik akan dipilih dari kategori putra dan putri, dengan masing-masing penerima memperoleh uang pembinaan sebesar Rp1 juta.
Melalui Kejurprov Bolavoli Indoor U-19 Antarklub 2026, PBVSI Jawa Timur diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi antarklub, memperkuat pembinaan atlet muda, serta menyiapkan wakil yang kompetitif untuk menghadapi Kejurnas di Gresik.
Editor : Tri Karyono