AMBON, KABARHIT.COM – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX memperkuat kemampuan digital prajurit melalui Pelatihan Kecakapan Digital yang digelar Staf Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Skomlekal) Mabesal. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keamanan komunikasi kedinasan, efektivitas administrasi, serta kemampuan prajurit menghadapi ancaman siber.
Pada hari ketiga pelaksanaan, Rabu (21/10/2026), para Pejabat Utama (PJU) dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kodaeral IX turut mengikuti kegiatan di Gedung Manggala Loka, Markas Komando Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku.
Prajurit Dibekali Penggunaan Aplikasi Komunikasi Digital
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan Skomlekal Mabesal untuk meningkatkan keterampilan prajurit dalam memanfaatkan teknologi informasi dan mengoptimalkan sistem komunikasi digital di lingkungan TNI AL.
Materi disampaikan tim Skomlekal Mabesal yang dipimpin Paban V Binkom Skomlekal Kolonel Marinir Sugiyanto, didampingi Pabanda Dukbinkom Ban V Skomlekal Mayor Laut (P) Sayidi dan Kaur Har Pusdat Disinfolahtal Kapten Laut (KH) Ibnu Hasan.
Kegiatan diikuti Inspektur Kodaeral IX, Kapoksahli Kodaeral IX, para asisten Dankodaeral IX, para Kasatker, serta 35 peserta dari unsur Perwira Pertama (Pama), Bintara, dan Tamtama.
Dalam sesi materi, Kapten Laut (KH) Ibnu Hasan memaparkan pengoperasian Matros Messenger, aplikasi pesan instan yang dikembangkan untuk mendukung pertukaran informasi kedinasan di lingkungan TNI AL dengan mengutamakan keamanan komunikasi.
Penguasaan aplikasi tersebut diharapkan mampu mempercepat koordinasi, meningkatkan efektivitas komunikasi antarunit, serta mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Kecakapan Digital Jadi Bekal Menghadapi Ancaman Siber
Penutupan pelatihan dilakukan Kolonel Marinir Sugiyanto mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H.
Dalam amanat Asisten Komunikasi dan Elektronika Kepala Staf Angkatan Laut (Askomlek Kasal) Laksamana Muda TNI Dwi Cahyo Kuncoro yang dibacakan Sugiyanto, peserta mendapat apresiasi atas kedisiplinan, semangat, dan antusiasme selama mengikuti pelatihan.
Amanat tersebut menekankan bahwa kecakapan digital menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi prajurit. Selain dituntut memiliki kemampuan fisik dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, prajurit TNI AL juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menjaga keamanan informasi di tengah meningkatnya ancaman siber.
Peserta juga diingatkan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menangkal hoaks, menghadapi ancaman siber, dan menjadi teladan dalam berkomunikasi secara bijak di ruang digital. Pemanfaatan teknologi diharapkan turut meningkatkan efisiensi kerja di masing-masing satuan.
Melalui pelatihan ini, Kodaeral IX diharapkan semakin optimal dalam memanfaatkan teknologi digital untuk membangun komunikasi kedinasan yang aman, efektif, dan terintegrasi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari peningkatan kesiapan prajurit TNI AL dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.
Sumber: Dispen Kodaeral IX
Editor : Tri Karyono