Tidak Ada Penutupan Pelabuhan, Penanganan Peti Kemas Terpapar Cesium Berjalan Aman

Reporter : Deni

SURABAYA, KABARHIT.COM  - Pelaksanaan kegiatan bongkar atas muatan produk ekspor yang dikirim kembali ke Indonesia karena terpapar Cesium-137 berlangsung aman dan lancar.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Agustinus Maun mengatakan pembongkaran dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan sejumlah instansi lainnya.

Baca juga: TPS Perkuat Komitmen Pelindo Bersih melalui Sosialisasi SMAP kepada Pengemudi Truk Eksternal

Penanganan dilakukan sesuai dengan standar operasional dan prosedur untuk muatan barang berbahaya di atas kapal.

Baca juga: Pelindo Regional 3 Sukses Layani 373.760 Penumpang Selama Angkutan Nataru 2025/2026

Sebelum peti kemas dibongkar terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan oleh Bapeten dengan dilakukan tes usap pada titik paparan tertinggi dengan hasil tidak ada kontaminasi pada permukaan luar container.

Selanjutnya Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan mengeluarkan Certificate of Pratique dan selanjutnya peti kemas diizinkan untuk diturunkan dari kapal untuk pemeriksaan lanjutan di alat RPM.

Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Desember 2025 Tetap Tumbuh

“Selama kegiatan tersebut, pelabuhan tidak ditutup, aktivitas bongkar muat peti kemas lainnya tetap berlangsung normal hal ini dibuktikan pada saat bersamaan, TPS Surabaya juga tengah melakukan kegiatan bongkar muat peti kemas atas kapal Sinar Sulawesi, CMA CGM Dolomites dan SPIL Niken” tegas Agustinus, Selasa (04/11).

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru