Surabaya, Nawacita - Di era kemajuan teknologi saat ini, dibutuhkan keahlian dan keterampilan untuk menjawab segala tantangan. Namun, hal tersebut tidak cukup bila dilakukan seorang diri tanpa adanya kolaborasi antar berbagai pihak. Untuk itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim Arumi Emil Elestianto Dardak mengajak seluruh kader PKK untuk saling berkolaborasi satu sama lain demi men44capai kesejahteraan rakyat.
Sekarang bukan zamannya saling kompetisi tapi saling kolaborasi. Kalau maunya menang sendiri ya berat. Semua pihak harus bersama-sama berkolaborasi menyatukan ide dan visi bersama untuk mewujudkan satu tujuan dan hasil terbaik untuk semua, tentunya dengan memaksimalkan potensi lokal yang kita miliki, kata Arumi saat membuka Sosialisasi Program TP PKK Provinsi Jatim bagi TP PKK Kabupaten/Kota se-Jatim Tahun 2019 serta Rapat Koordinasi POKJA III di Kantor Sekretariat TP PKK Jatim, Jalan Gayung Kebonsari 56A Surabaya, Rabu (18/9).
Selain berkolaborasi, sebut Arumi, yang tidak kalah penting saat ini adalah pintar beradaptasi. Apalagi saat ini perubahan terjadi begitu cepat di segala aspek kehidupan. Hal itu menyebabkan tantangan dan hambatan juga makin beragam. Bila tidak pandai beradaptasi maka akan kalah terhadap perubahan tersebut.
Prestasi itu penting tapi jangan membuat kita lengah terhadap tantangan dan hambatan yang juga terus berubah. Kalau kita tidak pandai beradaptasi dengan perubahan di sekeliling kita, jangan sampai kita hanya jadi penonton. Kita harus menjadi pelaku atau ikut terlibat dalam proses pembangunan itu sendiri, kata istri Wakil Gubernur Jatim ini.
Arumi juga kembali mengingatkan soal ketimpangan dan kemiskinan baik di kota maupun desa. Apalagi di Jatim, tingkat kemiskinan desa lebih tinggi dari perkotaan. Untuk itu ia mengajak kader PKK untuk ikut berperan dalam mengatasi masalah ketimpangan.
Seperti prinsip dalam SDGs yakni no one left behind. Maju tanpa Kemudian yang terakhir, program prioritas keempat adalah program hatinya PKK, rumah sehat dan sandang. Jadi kita menggalakkan gerakan untuk memanfaatkan
Editor : Deni