SURABAYA,KABARHIT.COM - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti perayaan tiga tahun Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) Indonesia yang digelar sederhana namun bermakna di ruang presroom lantai 1 Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (17/7). Meski tanpa kemewahan, momen ini menjadi simbol kuatnya komitmen para jurnalis parlemen dalam menjaga transparansi dan mengawal kepentingan publik.
Ketua Umum Judes Indonesia, Inyong Maulana, menegaskan bahwa Judes bukan sekadar komunitas media sosial. “Judes lahir dari semangat teman-teman pewarta parlemen di lingkungan DPRD Surabaya. Ini bukan hanya platform berbagi konten, tapi wadah yang menyatukan wartawan dan menjadi penghubung antara masyarakat dan wakilnya,” ujarnya.
Menurut Inyong, dalam tiga tahun terakhir Judes terus berkembang lewat berbagai kanal media seperti TikTok, YouTube, Facebook, dan segera akan meluncurkan portal berita Judesnews.com. “Kami ingin hadir sebagai ruang kolaborasi yang menjaga profesionalitas dan semangat jurnalisme parlemen,” imbuhnya.
Apresiasi atas eksistensi Judes juga datang dari jurnalis senior. Kepala Biro LKBN Antara Jawa Timur, Rahmat Hidayat, menyebut Judes sebagai komunitas jurnalis terbesar di DPRD Surabaya yang mampu menjaga sinergi antara media dan legislatif.
“Judes hidup dan terus tumbuh. Dengan manajemen konten, podcast, dan website, mereka mampu menjawab tantangan zaman. Ini bukan pencapaian biasa di tengah turbulensi dunia media,” kata Rahmat.
Lukman dari SuaraIndonesia.co.id, yang juga penanggung jawab Podcast Judes, menambahkan bahwa perjalanan Judes penuh dinamika. “Kami tetap semangat menyajikan konten yang edukatif dan membangun. Website yang akan kami luncurkan adalah langkah lanjutan agar Judes semakin informatif dan profesional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Guntur dari Wartagress.com yang berharap kekompakan internal Judes terus terjaga. “Semoga Judes tetap solid, kreatif, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari organisasi wartawan. Wakil Sekretaris PWI Jatim, Eko Widodo, menyebut Judes sebagai contoh komunitas jurnalis yang tetap menjaga integritas dan idealisme di era digital. “Mereka konsisten menyuarakan kepentingan publik melalui karya jurnalistik yang mencerahkan,” katanya.
Dari kalangan legislatif, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widiatmoko, menyebut Judes sebagai bagian penting dari demokrasi. “Kritik dari media adalah vitamin demokrasi. Judes memainkan peran strategis itu,” tegasnya.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Budi Leksono, menyebut Judes sebagai “denyut nadi parlemen Surabaya”, sementara Wakil Ketua DPRD, Arif Fathoni, memuji Judes sebagai media independen yang konsisten dan profesional. “Di tengah kompleksitas tantangan media, Judes tetap hadir dengan narasi yang tajam dan membangun,” katanya.
Puncak acara ditutup oleh Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. “Judes adalah sahabat demokrasi. Di usia tiga tahun ini, mereka telah menjadi bagian dari ekosistem transparansi di parlemen dan kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan,” ujar Adi.
Meski baru seumur jagung, Judes telah membuktikan diri sebagai kekuatan baru dalam dunia jurnalisme lokal: lahir dari komitmen, tumbuh dari pengabdian, dan dihormati karena integritasnya. Selamat ulang tahun ke-3 Judes Indonesia—tetap jadi suara rakyat yang cerdas, kritis, dan membangun.
Editor : Deni