Unesa Inovasi Mainan Anak untuk Lestarikan Budaya Sandur Bojonegoro

BOJONEGORO, KABARHIT.COM - Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kembali menunjukkan inovasi untuk melestarikan budaya lokal. Dipimpin Dr. Rohmawati Kusumaningtias, tim ini menghadirkan program “Diversifikasi Produk Sandur sebagai Dolanan Anak untuk Peningkatan Kesejahteraan Seniman Sandur dan Pelestarian Budaya di Bojonegoro”, yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Program ini bertujuan untuk mengenalkan kesenian Sandur kepada generasi muda melalui produk mainan anak. Lima jenis mainan dihasilkan, antara lain kartu, lego boneka wayang, catur, buku mewarnai, dan booth merchandise. Inovasi ini diharapkan bisa menanamkan nilai Sandur sekaligus relevan dengan minat anak-anak dan remaja.

Tokoh budayawan Bojonegoro, Ramon Pareno menyambut positif inovasi ini. Menurutnya, eksistensi Sandur mulai memudar di kalangan generasi muda.

“Budaya Sandur mengajarkan jati diri dan budaya asli Bojonegoro yang harus kita rawat bersama,” ujarnya melalui keterangan tertulis diterima redaksi, Jumat (14/11/2025).

Di sisi lain, Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unesa Rohmawati Kusumaningtias mengatakan diversifikasi ini diharapkan membuat generasi muda lebih tertarik dan mengenal Sandur secara adaptif sesuai perkembangan zaman. Selain itu, permainan ini bisa menjadi alternatif sarana edukasi di sekolah, komunitas seni, hingga masyarakat luas.

“Kami berharap mainan ini bisa diterima masyarakat, terutama generasi muda di Bojonegoro, agar lebih memahami dan menghargai kekayaan budaya lokal,” pungkasnya.

Editor : Ipl