Konservasi Air, Wujud Nyata Peduli Lingkungan: AMSA-UPH dan Menabung Air Foundation

lebaran kabarhit

TANGERANG, KABARHIT.COM- Februari 2026 – Asian Medical Students’ Association Universitas Pelita Harapan (AMSA-UPH) berkolaborasi dengan Menabung Air Foundation (MAF) menggelar program bertajuk “T-Rex: Tubuh Segar, Rawat Kebersihan, Extra Kuat” di Posyandu Anyelir VI, Pakulonan Barat, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap isu kesehatan dan lingkungan melalui edukasi serta implementasi konservasi air berbasis komunitas.

Program ini dirancang untuk memperkuat resiliensi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan air bersih dan sanitasi berkelanjutan. Sebanyak 30 warga mengikuti kegiatan ini secara aktif dan antusias.

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk pengelolaan sanitasi yang berkelanjutan dan manajemen sampah rumah tangga. Edukasi ini bertujuan mendorong langkah preventif dan promotif dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

Para peserta diajak memahami bahwa pengelolaan sampah dan air yang tepat tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesehatan keluarga.

Penguatan Kapasitas oleh MAF

Dalam kegiatan ini, MAF berperan sebagai edukator sekaligus fasilitator peningkatan kapasitas masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, MAF mentransfer pengetahuan teknis agar warga mampu mereplikasi praktik konservasi air secara mandiri.

Konsep “menabung air” diperkenalkan sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi potensi krisis air bersih. Pendekatan ini menekankan pentingnya menjaga siklus air melalui upaya sederhana namun berkelanjutan di tingkat rumah tangga dan komunitas.

Implementasi Lubang Resapan Biopori (LRB)

Sebagai bentuk implementasi nyata, dilakukan pembuatan lima titik Lubang Resapan Biopori (LRB) di area publik sekitar posyandu. LRB berfungsi meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah guna mencegah genangan, sekaligus mendukung proses pengomposan limbah organik.

Warga terlibat langsung dalam proses instalasi, menjadikan kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, melainkan pembelajaran praktis yang aplikatif.

Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman benih bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sehat Gemilang. Optimalisasi lahan produktif ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga, sekaligus memperkuat kesadaran akan keterkaitan antara kesehatan, lingkungan, dan ketersediaan pangan.

Ketua KWT Sehat Gemilang, Ibu Ratna, menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat nyata bagi warga. Menurutnya, masyarakat kini semakin memahami pentingnya konservasi air dan pengelolaan sampah rumah tangga sebagai solusi jangka panjang dalam menjaga ketersediaan air bersih di wilayah mereka.

Kolaborasi antara organisasi mahasiswa kedokteran dan lembaga konservasi ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik antara aspek kesehatan dan lingkungan. Melalui peran strategis MAF sebagai penggerak edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku berkelanjutan serta menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain.

 

Editor : Deni