Menteri Lingkungan Hidup Soroti Pengelolaan Sampah di Terminal Purabaya Jelang Arus Mudik

SURABAYA, KABARHIT.COM – Hanif Faisol Nurofiq selaku Menteri Lingkungan Hidup melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi kebersihan di Terminal Purabaya, Surabaya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas transportasi menjelang lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran.

Dalam inspeksi tersebut, Hanif menilai sistem pengelolaan sampah di terminal terbesar di Jawa Timur itu masih memerlukan sejumlah pembenahan. Ia menekankan bahwa area terminal merupakan pusat mobilitas masyarakat dengan aktivitas yang sangat tinggi sehingga pengelolaan kebersihannya harus dilakukan secara serius dan terencana.

Menurutnya, skala Terminal Purabaya yang sangat luas membuat pengelolaan sampah menjadi pekerjaan yang tidak sederhana. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang lebih tertata agar lingkungan terminal tetap bersih dan nyaman bagi para penumpang.

“Kami melihat masih banyak hal yang perlu diperbaiki, khususnya dalam aspek pengelolaan sampah,” ujar Hanif saat meninjau fasilitas kebersihan di terminal tersebut.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup akan menurunkan tim penegakan hukum lingkungan hidup (Gakkum) guna melakukan pemetaan serta pendataan secara rinci terkait kondisi pengelolaan sampah di terminal tersebut. Hasil pemetaan itu nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan yang lebih efektif.

Hanif juga menyampaikan bahwa pihak pengelola terminal akan diberikan waktu sekitar lima bulan untuk melakukan pembenahan sistem kebersihan. Perbaikan tersebut mencakup penambahan tenaga kebersihan, penyediaan fasilitas tempat sampah yang memadai, serta penyusunan prosedur pengelolaan sampah yang lebih terstruktur.

Tingginya mobilitas penumpang di Terminal Purabaya menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan kawasan tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun saat peninjauan, aktivitas naik turun penumpang di terminal itu dapat mencapai sekitar 45 ribu orang dalam satu hari.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah di terminal besar harus dilakukan secara presisi serta didukung aturan yang tegas agar seluruh pihak dapat mematuhi ketentuan yang berlaku.

Hanif juga meminta pengelola terminal tidak ragu memberikan teguran kepada penumpang maupun pihak lain yang melanggar aturan terkait kebersihan.

Ia menambahkan, Surabaya selama ini dikenal memiliki sistem pengelolaan sampah yang cukup baik bahkan menjadi salah satu yang terbaik di tingkat nasional. Namun, kualitas tersebut perlu terus didukung oleh fasilitas pengelolaan sampah yang memadai di berbagai fasilitas publik, termasuk terminal transportasi.

 

Editor : Deni