Jalan Moestopo Macet Sampai September 2026 Gara-gara Proyek Drainase

Kondisi macet Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya saat proyek box culvert drainase Karang Menjangan berlangsung Juli 2026
Kondisi macet Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya saat proyek box culvert drainase Karang Menjangan berlangsung Juli 2026

SURABAYA, KABARHIT.COM Pengendara yang biasa lewat Jalan Prof. Dr. Moestopo harus siapkan waktu lebih. DSDABM Kota Surabaya memastikan kemacetan di jalur itu belum kelar dalam waktu dekat.

Berdasarkan jadwal, antrean kendaraan diprediksi masih terjadi sampai awal September 2026. Penyempitan lajur jadi biang keroknya karena ada proyek pemasangan box culvert.

Kabid Drainase DSDABM Surabaya Adi Gunita buka suara soal keluhan warga. Dia minta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan setiap hari.

“Memang ada gangguan untuk pengguna jalan, khususnya di Jalan Prof. Dr. Moestopo. Kami mohon maaf,” kata Adi Selasa 2/7/2026.

Survei Kamis 2/7/2026 pagi membuktikan antrean cukup panjang dari arah Unair menuju Karang Menjangan. Lajur kanan ditutup pagar proyek.

Proyek box culvert ini bukan tanpa alasan. Fungsinya menghubungkan saluran dari kawasan Karang Menjangan ke Rumah Pompa Dharmahusada. Air genangan nantinya disedot lalu dibuang ke Kali Jeblokan.

“Saluran konektivitas ini buat atasi genangan Karang Menjangan. Airnya kita pompa di Dharmahusada, buangnya ke Kali Jeblokan,” jelas Adi.

Pengerjaan dimulai 25 Juni 2026. Cakupannya dari depan Fakultas Kedokteran Unair Kampus A sampai perempatan Karang Menjangan. Area ini memang padat kendaraan roda 2 dan roda 4.

Biar tidak makin parah, kontraktor kerja malam jam 9 malam sampai jam 5 pagi. Siangnya Dishub + polisi turun tangan atur lampu merah dan sebar petugas.

Adi mengatakan target awal proyek 4 bulan. Tapi untuk ruas Moestopo dikebut dulu. Sempat ada kendala pipa PDAM melintang yang bocor saat digali.

Dia menegaskan pengerjaan nonstop tiap hari. Weekday, weekend, sampai hari libur nasional tetap jalan biar molor dari jadwal.

Editor : Deni