SURABAYA, KABARHIT.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memberikan dukungan kepada keluarga korban musibah KM Virgo Transport 8 yang masih menunggu perkembangan informasi dan proses pencarian di Posko Terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Sejumlah keluarga korban dari luar daerah masih bertahan di Terminal GSN selama proses pencarian berlangsung. Mereka antara lain berasal dari Kediri, Malang, Ponorogo, dan Tulungagung. Pelindo menyediakan ruang tunggu timur sebagai tempat beristirahat, lengkap dengan kasur penunjang bagi keluarga yang memilih tetap berada di area pelabuhan. Sementara keluarga korban yang berdomisili di Surabaya sebagian telah kembali ke rumah masing-masing.
Untuk mendukung kenyamanan selama masa penantian, Pelindo menyediakan fasilitas istirahat dan kebutuhan konsumsi harian berupa makanan ringan, air minum, kopi, serta teh. Bantuan makanan juga datang dari sejumlah elemen masyarakat, di antaranya Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jatim, Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Jatim, Anak Muda Bubuhan Banjar (AMBB) Jatim, dan Majelis Taklim (MT) Sirrul Qulub Surabaya.
Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen Pelindo untuk mendampingi mereka selama berada di kawasan pelabuhan.
“Kami atas nama Pelindo menyampaikan belasungkawa dan rasa keprihatinan yang mendalam kepada seluruh keluarga korban musibah KM Virgo Transport 8. Sebagai wujud kepedulian, Pelindo senantiasa memastikan kebutuhan dasar serta tempat istirahat yang layak bagi keluarga korban yang menginap di Terminal GSN dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Purwanto.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai komunitas masyarakat yang turut membantu pemenuhan kebutuhan di Posko Terpadu.
Selain bantuan kebutuhan sehari-hari, dukungan kepada keluarga korban juga diberikan melalui kegiatan doa bersama dan tausiyah pada Kamis (17/9/2026) malam di Terminal Penumpang GSN.
Kegiatan yang dipimpin Abuya Dhanigemoy tersebut diinisiasi secara kolaboratif oleh KBB Jatim, AMBB Jatim, dan MT Sirrul Qulub Surabaya. Petugas Posko DVI Polda Jatim dan perwakilan Basarnas turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Doa bersama digelar untuk memberikan penguatan moril kepada keluarga korban sekaligus mendoakan kelancaran dan keselamatan tim SAR gabungan yang masih melakukan pencarian, termasuk operasi pencarian bawah air.
Dukungan juga diberikan KBB Jatim melalui penyerahan santunan berupa uang saku kepada perwakilan keluarga korban pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan operasional keluarga selama berada di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Santunan diberikan kepada perwakilan keluarga korban dari Kediri, Malang, Ponorogo, dan Tulungagung.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mendukung proses penanganan musibah tersebut.
“Kami bersama tim operasional di lapangan terus bersinergi dengan Basarnas, DVI Polda Jatim, instansi maritim, serta komunitas masyarakat lokal. Fokus utama kami adalah memastikan ruang pelayanan di Terminal Penumpang GSN tetap kondusif, aman, dan dapat memberikan rasa tenang bagi keluarga korban,” katanya.
Berdasarkan pembaruan data penanganan korban yang disampaikan dalam informasi tersebut, sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara korban lainnya yang belum ditemukan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Pelindo Sub Regional Jawa menyatakan akan terus memberikan dukungan operasional bagi Posko Terpadu hingga seluruh tahapan penanganan dan pencarian korban oleh pihak berwenang dinyatakan selesai.
Editor : Tri Karyono