BEKASI, KABARHIT.COM – Program Electrifying Agriculture (EA) dari PT PLN (Persero) membantu meningkatkan produktivitas petani di Desa Cicau, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Salah satunya dirasakan Masum, petani dari Kelompok Tani Berkah Sakabeh.
Program tersebut menghadirkan sambungan listrik berkapasitas 10.600 VA untuk mendukung sistem irigasi di lahan pertanian seluas 40 hektare. Sebelumnya, petani menggunakan pompa berbahan bakar diesel yang membutuhkan biaya operasional cukup besar.
Dengan irigasi berbasis listrik, petani kini dapat meningkatkan frekuensi tanam dari dua menjadi tiga kali dalam setahun. Masum menyebut perubahan tersebut turut meningkatkan pendapatannya sekitar Rp12 juta per tahun.
Selain irigasi, PLN juga memberikan dua traktor listrik, mesin perontok padi, mesin pemotong rumput listrik, serta fasilitas pendukung bagi petani. Bantuan bibit padi dan cabai serta pelatihan pengolahan pascapanen dan pemasaran turut diberikan.
Penggunaan listrik di Kelompok Tani Berkah Sakabeh tercatat mencapai 11.994 kWh per tahun dan mampu mengurangi penggunaan solar sekitar 2.560 liter per tahun.
Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy mengatakan program Electrifying Agriculture merupakan bagian dari upaya PLN memperluas manfaat listrik bagi sektor produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Hingga Agustus 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture dan Electrifying Marine (EA-EM) PLN mencapai 450.654 pelanggan, dengan total kapasitas terpasang 5.646 MVA dan konsumsi listrik mencapai 4.970,98 GWh.
Editor : Tri Karyono