MALANG, KABARHIT.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Puguh Wiji Pamungkas menegaskan, program beasiswa yang digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bersama DPRD merupakan wujud nyata keberpihakan negara dalam memperkuat sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
“Program beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dari pendidikan yang baik akan lahir generasi yang kuat, dan dari generasi yang kuat akan terbangun kedaulatan bangsa,” ujar Puguh, Sabtu (3/1/2025).
Pada Perubahan APBD (P-APBD) 2025, sebanyak 48.373 siswa di seluruh Jawa Timur tercatat sebagai penerima beasiswa. Dari jumlah tersebut, 1.851 siswa berasal dari Kabupaten Malang. Puguh menilai, angka tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu.
“Ini menunjukkan komitmen pemerintah agar tidak ada anak Jawa Timur yang tertinggal pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi,” katanya.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Malang, Puguh menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung program-program strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ia pun mengaku bersyukur dapat menyaksikan langsung proses pencairan beasiswa kepada para siswa penerima manfaat.
"Saya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Malang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Puguh menyoroti posisi Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut perhatian serius terhadap penguatan sumber daya manusia sebagai kunci pembangunan daerah dan nasional.
“Semakin baik penyelenggaraan pendidikan, semakin berkualitas generasi anak bangsa. Ketika kualitas generasi meningkat, eksistensi dan kedaulatan bangsa akan semakin kokoh,” pungkasnya.
Editor : Ipul