SURABAYA, KABARHIT.COM - 7 Mei 2026 – Memasuki bulan ketiga sejak perpanjangan operasional empat perjalanan Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo yang diberlakukan pada 1 Maret 2026, KAI Commuter mencatat tren pertumbuhan positif baik dari sisi jumlah penumpang maupun dampaknya terhadap perekonomian masyarakat.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa kehadiran layanan Commuter Line Supas yang terintegrasi kini menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya untuk mobilitas antarwilayah di Jawa Timur, terutama di Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, integrasi layanan hingga Probolinggo telah meningkatkan aksesibilitas masyarakat secara signifikan.
Berdasarkan data KAI Commuter, rata-rata volume pengguna harian selama periode Maret hingga April 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelum perpanjangan layanan pada Januari–Februari 2026. “Kami melihat antusiasme yang sangat besar dari masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. Kenaikan rata-rata harian mencapai 26 hingga 55 persen, mencerminkan tingginya kebutuhan akan transportasi publik yang efisien dan tepat waktu,” ujar Karina.
Sebelum perpanjangan, rata-rata pengguna harian Commuter Line Supas tercatat masing-masing sebanyak 147 penumpang untuk KA 453 (keberangkatan Surabaya pukul 02.20 WIB) dan 919 penumpang untuk KA 459 (pukul 18.45 WIB). Sementara dari arah sebaliknya, KA 454 (keberangkatan Pasuruan pukul 04.30 WIB) mencatat 710 penumpang per hari, dan KA 460 (pukul 21.20 WIB) sebanyak 269 penumpang.
Setelah diperpanjang hingga Probolinggo, jumlah penumpang mengalami lonjakan signifikan. KA 453 kini melayani rata-rata 233 penumpang per hari (naik 59 persen), sedangkan KA 459 mencapai 1.183 penumpang per hari (naik 29 persen). Dari arah Probolinggo, KA 454 mencatat 895 penumpang per hari (naik 26 persen), dan KA 460 sebanyak 418 penumpang per hari (naik 55 persen).
Di sisi lain, aktivitas di Stasiun Probolinggo juga menunjukkan peningkatan. Pada hari kerja, rata-rata terdapat 312 penumpang naik dan 293 penumpang turun. Sementara pada akhir pekan, jumlahnya meningkat menjadi 696 penumpang naik dan 480 penumpang turun.
Tak hanya berdampak pada sektor transportasi, kemudahan akses ini juga memberikan efek berantai terhadap perekonomian daerah. Data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo menunjukkan adanya penguatan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan stasiun, terutama pada sektor perdagangan, jasa, dan UMKM lokal.
Kehadiran Commuter Line Supas turut mempermudah distribusi barang dan mobilitas pelaku usaha, sehingga mendorong peningkatan produktivitas masyarakat. Selain itu, integrasi moda transportasi ini juga memberikan kontribusi positif terhadap sektor pariwisata dengan memudahkan wisatawan menjangkau berbagai destinasi strategis di wilayah Probolinggo.
KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas layanan, ketepatan waktu, serta keamanan bagi seluruh pengguna. “Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait agar layanan Commuter Line Supas dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Karina.
Untuk informasi jadwal perjalanan dan layanan Commuter Line, masyarakat dapat mengakses aplikasi C-Access atau melalui akun resmi @commuterline.
Editor : Deni