Evaluasi Program 2025, LD PWNU Jatim Perkuat Dakwah Moderat dan Berbasis Digital

Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi program kerja tahun 2025 di Kantor PWNU Jatim, Surabaya. (Foto: Istimewa)
Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi program kerja tahun 2025 di Kantor PWNU Jatim, Surabaya. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Lembaga Dakwah (LD) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi program kerja tahun 2025 di Kantor PWNU Jatim, Surabaya, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti 19 peserta dari unsur pengurus dan penasihat LD PWNU Jatim.

Dalam sambutannya, Ketua LD PWNU Jatim KH Syukron Djazila mengapresiasi kekompakan seluruh pengurus dalam menjalankan program kerja sepanjang 2025.

"Kami berharap kinerja LD PWNU pada 2026 semakin solid dan mampu menyukseskan seluruh agenda program yang telah dirancang," ujarnya. 

Sementara, Sekretaris LD PWNU Jatim Dr. H. Moch. Khoirul Anwar menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi forum evaluasi pelaksanaan program selama tahun 2025. Dari hasil evaluasi, sejumlah catatan strategis menjadi bekal untuk penyusunan program ke depan.

"Alhamdulillah, kegiatan LD PWNU Jatim sepanjang 2025 berjalan lancar dan sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan sebelumnya,” ujar Khoirul.

Ia pun menegaskan, LD PWNU Jatim berkomitmen untuk terus mengaktifkan berbagai program dakwah ditengah dinamika organisasi dan sosial yang berkembang.

“Kami sepakat, meskipun dinamika elit ramai, program-program dakwah di tingkat bawah harus tetap berjalan dan menyentuh umat,” kata pria yang juga menjabat Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Lebih lanjut, Ustadz Khoirul mengungkapkan sejumlah program unggulan yang telah disiapkan untuk tahun 2026. Salah satunya adalah pengiriman dai ke daerah pelosok di Jawa Timur selama bulan Ramadan 2026.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Ramadan 2026 kami akan kembali menggerakkan para dai untuk berdakwah ke pelosok-pelosok Jawa Timur. Program ini menjadi unggulan LD PWNU Jatim,” jelasnya.

Selain itu, Ust. Khoirul mengungkapkan bahwa kami juga merencanakan pelatihan dai milenial yang menyasar generasi muda. Menurutnya, program tersebut bertujuan membekali dai dengan kemampuan dakwah yang adaptif, khususnya di ruang digital.

“Kami ingin dai muda benar-benar siap berdakwah, tidak hanya secara konvensional, tetapi juga di ruang digital,” tambah Pengasuh Pondok Pesantren Darul Arqom Wonocolo itu.

Tak hanya itu, LD PWNU Jatim juga akan mengembangkan program sertifikasi pembimbing haji dan umrah yang terakreditasi pemerintah. Program ini direncanakan bekerja sama dengan UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.

“Kami juga akan menyusun buku khutbah yang memuat amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah, pemikiran Islam wasathiyah, serta isu-isu aktual di bidang ekonomi, sosial, dan politik,” pungkasnya.

Editor : Nurcholis