ABVI Buka Peluang Talenta Muda Tulungagung dan Trenggalek Masuk Akademi

ABVI membuka peluang bagi talenta muda Tulungagung dan Trenggalek untuk bergabung dan mendapat pembinaan melalui proses scouting.
ABVI membuka peluang bagi talenta muda Tulungagung dan Trenggalek untuk bergabung dan mendapat pembinaan melalui proses scouting.

TULUNGAGUNG, KABARHIT.COM – Gelaran Indomaret Volleyball Tournament 2026 Seri Tulungagung tidak hanya menjadi ajang bagi pelajar untuk menguji kemampuan di lapangan. Kompetisi yang berlangsung di GOR Lembu Peteng, 19–26 Agustus 2026, tersebut juga membuka peluang bagi talenta-talenta muda bola voli dari Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut di Akademi Bola Voli Indomaret (ABVI).

Manajer ABVI, Sutono, mengatakan turnamen tersebut menjadi salah satu sarana untuk melihat secara langsung potensi pemain muda yang memiliki kemampuan dan prospek untuk dikembangkan.

Menurutnya, para pelajar yang tampil tidak sekadar mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga berkesempatan masuk dalam radar pencarian bakat ABVI.

“Jika adik-adik dari Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek tertarik bergabung ke akademi, silakan. Insyaallah kami akan menerima,” ujar Sutono.

Ia menilai kualitas pemain yang tampil pada Seri Tulungagung cukup kompetitif. Bahkan, sejumlah pemain dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang apabila mendapatkan program latihan dan pembinaan yang tepat.

Sutono secara khusus menyoroti potensi pemain putri. Menurut dia, terdapat sejumlah pemain putri yang menunjukkan bakat menjanjikan dan masih sangat terbuka untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

“Kualitas pemain pelajar dibandingkan dengan daerah lain cukup bagus. Menurut saya, pemain putri banyak yang memiliki bakat dan potensi berprestasi. Pemain putra juga bagus,” ungkapnya.

Peluang pembinaan tersebut tidak terlepas dari proses scouting yang dilakukan selama turnamen. Pemain-pemain yang tampil akan dipantau dan dievaluasi berdasarkan kemampuan individu, potensi perkembangan, serta performa mereka selama pertandingan.

Hasil pemantauan itu nantinya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pemain yang dinilai layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut di ABVI.

Pembinaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada level pelajar. Pemain dengan perkembangan terbaik memiliki peluang untuk diarahkan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk membuka jalan menuju tim profesional.

Sebelumnya, Indomaret Volleyball Tournament 2026 Seri Tulungagung diikuti 45 tim pelajar dari Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek. Peserta terdiri atas 28 tim putra dan 17 tim putri tingkat SMA/MA/SMK sederajat.

Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk merasakan atmosfer pertandingan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para pencari bakat.

Kesempatan bagi talenta terbaik dari Seri Tulungagung juga berlanjut ke level berikutnya. Dua tim terbaik mendapatkan kesempatan tampil dalam Mini Tournament di GOR ABVI Sidoarjo pada 5 September 2026.

Untuk kategori putra, SMAN 1 Kauman akan menjadi wakil Seri Tulungagung. Sementara kategori putri akan diwakili SMAN 1 Boyolangu.

Kehadiran kedua tim di Sidoarjo menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan pemantauan lanjutan. Ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi para pemain potensial untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

Bagi ABVI, rangkaian kompetisi tersebut menjadi salah satu cara untuk membangun jalur pembinaan yang lebih berkesinambungan, dari tingkat pelajar hingga menuju level prestasi yang lebih tinggi.

Sutono menegaskan, upaya melahirkan atlet bola voli berprestasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Keberlanjutan pembinaan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, sekolah, guru, hingga masyarakat.

“Intinya, kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Namun kami masih sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, dukungan tersebut penting agar potensi yang dimiliki para pelajar tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Dengan ekosistem pembinaan yang kuat, para pemain muda dapat terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memiliki jalur yang jelas menuju prestasi.

Indomaret Volleyball Tournament 2026 sebelumnya telah digelar di wilayah Probolinggo Raya sebelum berlanjut ke Tulungagung. Perluasan wilayah penyelenggaraan menjadi bagian dari upaya membuka akses yang lebih luas bagi pelajar di Jawa Timur untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus kesempatan masuk dalam sistem pembinaan atlet yang lebih terarah.

Dari lapangan pertandingan, talenta-talenta muda itu kini mendapat peluang baru. Bukan hanya mengejar kemenangan bersama sekolah, tetapi juga membuka jalan untuk mengembangkan kemampuan hingga ke panggung bola voli yang lebih tinggi.

Editor : Tri Karyono