SURABAYA, KABARHIT.COM — Koalisi Difabel Jawa Timur menyambut positif dukungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur terhadap proses revisi Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas Jawa Timur yang tengah dibahas di Komisi E DPRD Jatim.
Dukungan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Merajut Perda Disabilitas Jawa Timur yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jatim, Surabaya, Senin (15/12/2025).
Koordinator Koalisi Difabel Jatim Abdul Majid mengatakan, dukungan politik dari Golkar Jatim menjadi sinyal penting bagi percepatan pembaruan regulasi daerah agar selaras dengan undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
“Perda Disabilitas Jawa Timur yang berlaku saat ini sudah tidak relevan karena belum menyesuaikan dengan UU Disabilitas. Secara normatif, perda tersebut sudah kedaluwarsa. Karena itu, kami mengapresiasi komitmen DPD Golkar Jatim untuk mendorong revisi perda agar lebih progresif dan berpihak pada hak penyandang disabilitas,” ujar Majid, Selasa (16/12/2025).
Dalam forum tersebut, Majid juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses revisi Perda Disabilitas hingga tuntas. Menurutnya, pengawalan dilakukan agar proses legislasi berjalan partisipatif dan melibatkan penyandang disabilitas sebagai subjek utama kebijakan.
“Kami tidak hanya mendorong percepatan, tetapi juga memastikan substansi perda benar-benar menjawab kebutuhan riil penyandang disabilitas di Jawa Timur. Prinsip nothing about us without us harus menjadi fondasi utama,” tegasnya.
FGD tersebut mengangkat sejumlah isu strategis yang dinilai penting untuk dimasukkan dalam revisi perda. Diantaranya adalah pemutakhiran dan validitas data disabilitas, pemenuhan hak ketenagakerjaan, aksesibilitas ruang publik, penyediaan transportasi ramah disabilitas, serta komitmen dunia usaha—termasuk APINDO—dalam memenuhi kewajiban kuota minimal 1 persen tenaga kerja penyandang disabilitas di sektor swasta.
Koalisi Difabel Jawa Timur diketahui merupakan gabungan 28 organisasi penyandang disabilitas dan komunitas pendukung inklusi sosial. Selama ini, koalisi aktif melakukan advokasi kebijakan, termasuk mendorong revisi Perda Disabilitas Jatim agar sejalan dengan prinsip penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Dengan dukungan lintas pemangku kepentingan, Koalisi Difabel Jatim berharap revisi Perda Disabilitas Jawa Timur segera disahkan dan menjadi instrumen hukum yang kuat dalam mewujudkan Jawa Timur yang inklusif dan berkeadilan.
Editor : Ipul