JAKARTA, KABARHIT.COM – Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dengan menjadikan Jawa Timur sebagai wilayah strategis sekaligus medan utama (battleground) untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif di berbagai tingkatan.
Penegasan tersebut ditandai dengan penunjukan kader muda Nahdlatul Ulama, Ahmad Zazuli, sebagai Ketua DPW Perindo Jawa Timur bersama Bagus Priyo Zatmiko sebagai Sekretaris DPW. Surat Keputusan (SK) kepengurusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Kantor DPP Perindo, Jakarta, Senin (16/2/2026).
Percepatan Struktur Partai
Ferry menegaskan, fokus utama partai saat ini adalah mempercepat pembentukan serta penataan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan awal menuju kontestasi politik nasional.
“Struktur hingga tingkat DPD ditargetkan selesai pada April, kemudian dilanjutkan percepatan pembentukan DPC dan DPRt mulai Agustus,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (18/2/2026).
Selain konsolidasi internal, Perindo juga berencana menggelar Konsolidasi Nasional (Konsolnas) pada Mei 2026 mendatang. Jawa Timur disebut berpeluang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat kelembagaan partai sekaligus memperluas basis kader melalui gerakan #LoginPerindo.
Program itu diarahkan untuk memperbesar dampak partai dalam penguatan ekonomi kerakyatan yang menyasar masyarakat luas.
Target Satu Fraksi DPRD
Usai menerima amanah, Ahmad Zazuli atau yang akrab disapa Cak Jaz menyatakan kesiapan menjalankan tugas barunya dengan segera melakukan konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi.
“Kita akan membangun soliditas struktur organisasi partai. Insyaallah kami optimistis menyongsong Pemilu 2029, Perindo Jatim bisa meraih satu fraksi di DPRD Jatim dan satu fraksi di masing-masing kota/kabupaten,” katanya.
Ia menambahkan, target utama pada 2026 adalah menuntaskan konsolidasi internal sekaligus membuka ruang kaderisasi bagi berbagai kalangan, khususnya perempuan dan generasi muda.
Menurutnya, digitalisasi akan menjadi instrumen penting dalam kaderisasi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Anak-anak muda punya potensi luar biasa di bidang teknologi, seni hingga kewirausahaan. Semua ini bisa kita angkat melalui berbagai pendekatan,” ujar Cak Jaz.
Dekatkan Program ke Masyarakat
Sementara itu, Sekretaris DPW Perindo Jatim, Bagus Priyo Zatmiko, menekankan pentingnya kehadiran partai melalui program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menilai masih banyak aspirasi publik, terutama dari kalangan perempuan dan generasi muda, yang belum terserap secara maksimal dalam kebijakan politik.
“Selama Pemilu sebelumnya Perindo belum memperoleh kursi di DPRD Jatim. Target kami ke depan adalah satu fraksi di DPRD Jatim. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar amanah ini bisa dijalankan dengan baik,” ujar Bagus, yang juga anggota DPRD Kabupaten Mojokerto.
Dengan langkah konsolidasi struktur, penguatan kaderisasi, serta pendekatan digital dan ekonomi kerakyatan, Perindo menargetkan Jawa Timur menjadi kunci peningkatan elektoral menuju Pemilu 2029.
Editor : Deni