Banyak Korban Berjatuhan Ambrolnya Perosotan Waterpark, Abdul Ghoni : Pemilik Harus Bertanggung Jawab

avatar kabarhit.com

KABARHIT. COM, SURABAYA Sebanyak belasan orang dikabarkan jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenjeran Park atau Kenpark Surabaya. Perosotan ini ambrol hingga menyebabkan korban luka.

Kejadian ini disebut berlangsung pada 13.45 WIB. Para korban saat itu sedang menikmati liburan di kolam renang Kenpark Surabjaya.

Menyikapi hal ini, Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, mengecam kelalaian pengelola wisata air Waterpark Kenpark (Kenjeran Park), yang mengakibatkan belasan pengunjung terjatuh dari perosotan air, kepada media Sabtu (7/5/2022) siang.

Menurutnya, Waterpark yang diketahui milik Swasta tersebut, tidak bisa mengantisipasi perihal lonjakan wisatawan di libur panjang Lebaran, terutama arena wisata yang banyak diminati pengunjung.

Sehingga, wahana Waterpark Kenpark patut diduga hanya mencari keuntungan, tanpa melakukan kontrol dan perawatan arena wisata.

Saya menekankan keamanan dan keselamatan. Kepada pengelola kolam renang, jangan berorientasi pada keuntungan saja. Karena sebelumnya kan sudah ada kejadian di tahun-tahun sebelumnya, urainya.

Politisi PDI Perjuangan ini mendesak pihak pengelola wisata air untuk bertanggung jawab, dengan menanggung seluruh biaya pengobatan korban, hingga biaya keseluruhan dari musibah yang menimpa para wisatawan.

Pihak pengelola bertanggung jawab secara keselurahan terhadap musibah ini, tegasnya.

Abdul Ghoni juga mendesak Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya untuk mengecek perizinannya.

Selain itu, Ghoni juga mendesak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, untuk menguji kelayakan arena wisata di Waterpark Kenpark tersebut.

Bila perlu, bukan hanya Kenpark saja, para pengusaha yang bergerak di dunia wisata, juga harus diawasi dan diberikan perhatian yang sama. Sehingga posisi pengunjung atau wisatawan itu lebih nyaman dan keselamatan, jelasnya.

Maka dari itu, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya ini meminta para pihak pengelola wisata, untuk menyiapkan arena wisatanya dengan matang.

Kalau tidak matang, pemerintah bisa dengan tegas memberikan sanksinya. Untuk menghindari kejadian seperti kebakaran di mall, dan membuat nama Kota Surabaya ini tercemar, tuturnya.

Kemudian, ia mendorong pihak aparat penegak hukum, segera melakukan penyelidikan lebih mendetail. Untuk mengetahui sumber penyebab ambrolnya perosotan air tersebut.

Kami mendorong pihak aparat melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebabnya. Sebelum penyebab itu diketahui, untuk sementara ini kami mendesak untuk ditutup terlebih dahulu, pungkasnya.

Berikut identitas 8 orang korban ditangani oleh RSUD Dr. Soewandie :

Nama : PratamaUsia : 10 TahunAlamat : Pakis Gunung Gg 1 No 56Kel. Pakis, Kec. SawahanKondisi : Sadar,luka hematum dibagian wajah.

Nama : Akbar RomadoniUsia : 15 TahunAlamat : Endrosono Gg 6 No 9Kel. WonokusumoKec. SemampirKondisi : Dislokasi tangan kiri

Nama : Rifaldo Wahyu PratamaUsia : 12 TahunAlamat : Kedinding tengah Gg 2 No 35Kel. Tanah Kali KedindingKec. KenjeranKondisi : Sadar, dislokasi tangan kanan & luka robek pelipis kanan

Nama : HasanUsia : 16 TahunAlamat : Panti Yatim Indonesia ( Jl. Ngagel madya No 83Kel. Barata JayaKec. GubengKondisi : Sadar, Dislokasi kaki kiri

Nama : RaihanUsia : 12 TahunAlamat : Mojo 3 BKel. MojoKec. GubengKondisi : Sadar , Nyeri di punggung belakang & nyeri di perut

Nama : Indriana RahmawatiUsia : 15 TahunAlamat : Kedung mangu Gg 2cKel. Sidotopo WetanKec. KenjeranKondisi : Sadar, luka sobek pada dagu

Nama : NafishaUsia : 13 TahunAlamat : Dalem Rejo Rt 12Kab. GersikKondisi : Luka robek di jari kaki kanan.

Nama : Amelia Lailatul SholifahUsia : 17 TahunAlamat : Kedung Rejo Timur 52 Waru SidoarjoKondisi : Syok, Trauma ringan dan mengalami luka lecet pada kedua lutut.

Berikut identitas 8 orang korban ditangani oleh RSUD Dr. Sutomo :

Nama : Mila sabrinaUsia : 17 tahunAlamat : Kalilom lor indah GG blewah no 12Kondisi : kesadaran menurun dan nyeri pada perut

Nama : Moh RidwanUsia : 23 tahunAlamat : jati Purwo GG 5 no 71Kondisi : sadar dan mengalami robek di dagu

Nama : Nabila pramuswariUsia : 16 tahunAlamat : Kalilom lor Indah teratai No. 7Kondisi : Indikasi COR Dan nyeri dipinggul

Nama : ZainUsia : 11 tahunAlamat : Kalilom lor Gg. Blewah No. 12Kondisi : sadar dan mengalami indikasi dislokasi pergelangan tangan sebelah kanan

Nama : Siti adatulUsia : 19 tahunAlamat : Kalilom lor Gg Blewah No. 12Kondisi : sadar dan mengalami robek di kepala

Nama : AmelUsia : 16 tahunAlamat : Kedung mangu 2-a no. 8Kondisi : sadar, mengalami Nyeri didada Dan Dislokasi bahu kiri

Nama : rasiedUsia : 10 tahunAlamat : Mojo 3 sawahan no. 23Kondisi : Sadar, mengalami Sobek di paha kanan, dagu Dan Hematum Di dahi

Nama : Belum diketahuiUsia : Belum diketahuiAlamat : Belum diketahuiKondisi : tidak sadarkan diri Korban tidak dapat merespon dan masih belum termonitor terkait identitas.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah polisi dari Polsek Kenjeran dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya sudah terlihat menyeterilkan dan menutup sementara lokasi kejadian.

( and/rdk)

Editor : Deni