Lilik DPRD Jatim Dorong Bank Jatim Perkuat Kredit Berkeadilan untuk UMKM

Anggota komisi C DPRD Jatim Lilik Hendarwati. (Foto : Istimewa)
Anggota komisi C DPRD Jatim Lilik Hendarwati. (Foto : Istimewa)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati menegaskan pentingnya peran Bank Jatim sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, di tengah tekanan ekonomi dan potensi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Lilik menilai, kinerja BUMD tidak semestinya hanya diukur dari capaian laba. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jatim memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberi solusi bagi masyarakat serta dunia usaha, terutama dalam situasi sulit.

“Kami ingin memastikan Bank Jatim tidak semata mengejar keuntungan. Peran sosial harus berjalan seiring, apalagi ketika dunia usaha sedang menghadapi tekanan,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim itu menyebut, keberpihakan Bank Jatim dapat diwujudkan melalui penyediaan skema kredit yang adil dan adaptif. Saat debitur mengalami kesulitan, langkah utama yang harus diambil adalah penyelamatan usaha, bukan sebaliknya.

“Relaksasi dan restrukturisasi kredit sangat penting agar usaha bisa bertahan. PHK harus menjadi pilihan terakhir, bukan langkah awal,” tegasnya.

Lebih jauh, Lilik menekankan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak boleh berhenti pada aspek permodalan. Menurutnya, tantangan utama UMKM di Jawa Timur bukan hanya akses kredit, tetapi juga keterbatasan pemasaran.

“Jumlah UMKM kita sangat besar, tetapi banyak yang sulit berkembang dan akhirnya hanya bertahan hidup. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Karena itu, ia mendorong agar dukungan Bank Jatim dan pemerintah daerah dilakukan secara lebih komprehensif. Tidak hanya menyalurkan kredit yang murah dan mudah, tetapi juga membuka akses pasar bagi UMKM.

“Akses market, kemitraan, jejaring distribusi hingga promosi harus menjadi bagian dari ekosistem dukungan,” jelasnya.

Ia menilai, tanpa dukungan pemasaran, pembiayaan saja tidak akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi Jawa Timur. Jika mereka naik kelas, ekonomi daerah akan ikut kuat. Bank Jatim harus hadir sebagai mitra strategis yang mendorong UMKM tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.

Editor : Ipul