SURABAYA, KABARHIT.COM – Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur bersiap menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Senam Jawa Timur 2026 pada 15–20 September mendatang. Kejuaraan akan berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, dengan perkiraan peserta sekitar 350 atlet yang mewakili 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Ketua Harian Persani Jawa Timur, Boy Prijanto, menyampaikan bahwa Kejurprov menjadi agenda penting dalam kalender pembinaan olahraga senam di Jawa Timur. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet dari berbagai daerah.
Menurut Boy, hasil Kejurprov akan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi Persani Jatim dalam memetakan kekuatan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Melalui kejuaraan ini, setiap daerah dapat melihat hasil pembinaan yang telah dilakukan sekaligus menyiapkan atlet terbaik untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
Sebanyak 48 medali emas, 48 perak, dan 48 perunggu diperebutkan dalam kejuaraan tersebut. Pertandingan dibagi ke dalam dua kategori usia, yakni junior untuk atlet berusia 8–12 tahun dan senior bagi peserta berusia 13–23 tahun.
Persani Jawa Timur berharap Kejurprov tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya mampu memperkuat kontingen Jawa Timur pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Harian Persani Jawa Timur Indra Sibarani menjelaskan penyelenggaraan Kejurprov merupakan hasil kolaborasi Persani Jawa Timur, Persani Kabupaten Kediri, dan KONI Kabupaten Kediri sebagai tuan rumah.
Seluruh pengurus Persani kabupaten/kota di Jawa Timur diwajibkan mengirimkan atlet terbaiknya dalam kejuaraan tersebut. Adapun biaya transportasi, akomodasi, serta kebutuhan tim selama mengikuti pertandingan menjadi tanggung jawab masing-masing daerah.
Panitia juga menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta. Atlet yang saat ini tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) dan pernah meraih medali cabang senam pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak diperbolehkan mengikuti Kejurprov 2026.
Untuk kategori junior, peserta merupakan atlet kelahiran tahun 2014 atau maksimal berusia 12 tahun. Sedangkan kategori senior diperuntukkan bagi atlet kelahiran tahun 2003 atau dengan batas usia maksimal 23 tahun.
Dalam proses pendaftaran, setiap peserta diwajibkan melampirkan fotokopi KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA) beserta Kartu Keluarga (KK). Dokumen asli harus ditunjukkan saat registrasi ulang pada 15 September 2026. Informasi teknis serta tautan pendaftaran akan disampaikan panitia melalui grup resmi Senam Jawa Timur.
Editor : Tri Karyono